Kamis, 31 Oktober 2013

Pengorganisasian, Actuating, dan Controlling Dalam Manajemen

Pengorganisasian Struktur Manajemen

Arti dari pengorganisasian adalah sebuah proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya. Organisasi yang baik adalah organisasi yang mempunyai struktur , dan jelas setiap peringkat-peringkat juga sistematisnya. Pengertian dari struktur organisasi adalah mekanisme-mekanisme formal bagaimana organisasi diolah.
Pengorganisasian dilihat sebagai fungsi manajemen yaitu bagaimana suatu lembaga usaha atau organisasi berupaya untuk mengatur dan mengorganisir segala sistematis yang ada guna memperlancar system kerja yang ada demi kemajuan perusahaan.

Actuating Dalam Manajemen
Actuating (menggerakan) adalah tindakan untuk menggerakan semua anggota kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara bersama-sama. Pentingnya actuating dapat di aplikasikan dalam suatu organisasi. Seperti yang sudah dibahas di atas proses actuating itu menggerakan semua anggota kelompok untuk mencapai tujuan kelompok secara bersama-sama. Dalam organisasi tujuan utama yaitu mencapai keberhasilan, dengan adanya tindakan actuating ini semua anggota kelompok akan berperan dengan tugasnya masing-masing demi kepentingan bersama.
Perinsip-perinsip Actuating menurut Kurniawan (2009) antara lain :
1.       Memperlakukn pegawai dengan sebaik-baiknya
2.      Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
3.       Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi
4.      Menghargai hasil yang baik dan sempurna
5.      Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih
6.      Memberikan kesempatan yang tepat dan bantuan yang cukup
7.       Memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi dirinya




Controling
Controling atau pengendalian adalah usaha sistematik menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, merancang system informasi umpan balik, membandingkan dengan standar, menentukan dan mengukur deviasi, mengambil tindakan koreksi juga menjamin sumber daya yang ada dipergunakan dengan efektif.
Langkah-langkah yang ditempuh dlam control
a.      Penetapan standar : sebagai sasaran, quota, target pelaksanaan kegiatan yang digunakan sebagai patokan dalam mengambil sebuah keputusan
b.      Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan : sebagai dasar atas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara tepat
c.       Pengukuran pelaksanaan kegiatan : proses continue, berupa pengamatan, laporan, metode, pengujian, sample
d.      Pembandingan pelaksanaan dengan standar analisa penyimpangan
e.      Tahap pengambilan tindakan koreksi

Terdapat tiga tipe-tipe control
a.      Feed forward control : mengantisipasi penyimpangan standar dan koreksi sebelum proyek terlanjur selesai
b.      Concurrent control : aspek-aspek prosedur yang memiliki syarat
c.       Feedback, past-action controls : hasil suatu kegiatan yang telah dilaksanakan

Kontrol dalam proses Manajemen
Adalah suatu proses yang digunakan untuk mempengaruhi para anggota organisasi agar menerapkan strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan:
n  Aktivitas Pengendalian Manajemen
n  Keselarasan Tujuan
n  Salah satu alat implementasi Strategi, selain struktur organisasi, manajemen SDM, Budaya
n  Menekankan aspek Keuangan dan Nonkeuangan
n  Membantu Mengembangkan Strategi Baru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar