Jumat, 01 November 2013

Limbah Kelapa Sawit Jadi Biofuel

Saat ini di Indonesia ada sekitar 60 juta ton tandan kosong kelapa sawit yang tidak dimanfaatkan. “Padahal limbah tersebut dapat dimanfaatkan untuk energy hijau. Biofuel yang dihasilkan dari ilmbah kelapa sawit, berupa cangkang dan tandan kosong kelapa sawit, dapat mencapai dua kali lipat minyak sawit.” Kata kepala Badan Pengkajian dan PenerapanTeknologi (BPPT) Marzin Aziz Iskandar, pecan lalu. Di kabupaten Pelalawan, Riau yang kapasitas produksi CPO-nya mencapai 12 juta ton dri 7 juta hektar kelapa sawit, berpotensi menghasilkan 24 juta ton biofuel dari tandan kosong. Untuk memenuhi kebutuhan listrik di kaawasan terpencil dan pulau-pulau kecil di kabupaten ini, pada 2014 akan dibangun pembangkit listrik tenaga hybrid yang menggunakan sumber energy surya dan angin. (KOMPAS, 28 Oktober 2013)

Alat Olahraga Membuat Anak-Anak Beraktivitas

Menyediakan beragam alat olahraga, dorongan, dan lingkungan aman dapat memicu aktivitas siswa selama bersekolah. Penelitian dari Australia yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine dan dikutip Reuters, Kamis (24/10), menyatakan member siswa SD bola dan alat pemukulnya untuk digunakan selama istirahat atau meminta siswa berdiri di antara kelas bis mengingkatkan 40 persen aktifitas fisik selama istirahat.

Peneliti menguji pengaruh Trarnsform-US!, inisiatif untuk meningkatkan aktifitas fisik pada anak sekolah di Australia. Ada 270 anak, rata-rata berusia delapan tahun, dibagi dalam empat kelompok dan memakai alat untuk mengukur gerakan, memungkinkan peneliti membndingkan tingkat aktivitas selama penelitian. Mereka diberi tugas melakukan berbagai aktivitas berbeda, yakni melakukan olahraga selama waktu itirahat, berdiri selama waktu istirahat, serta olahraga dn berdiri. Kelompok terakhir diminta melakukan kegiatan biasa. Setelah 18 bulan, hasilnya dibandingkan (KOMPAS, 30 Oktober 2013)

Kamis, 31 Oktober 2013

Pengorganisasian, Actuating, dan Controlling Dalam Manajemen

Pengorganisasian Struktur Manajemen

Arti dari pengorganisasian adalah sebuah proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya. Organisasi yang baik adalah organisasi yang mempunyai struktur , dan jelas setiap peringkat-peringkat juga sistematisnya. Pengertian dari struktur organisasi adalah mekanisme-mekanisme formal bagaimana organisasi diolah.
Pengorganisasian dilihat sebagai fungsi manajemen yaitu bagaimana suatu lembaga usaha atau organisasi berupaya untuk mengatur dan mengorganisir segala sistematis yang ada guna memperlancar system kerja yang ada demi kemajuan perusahaan.

Actuating Dalam Manajemen
Actuating (menggerakan) adalah tindakan untuk menggerakan semua anggota kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara bersama-sama. Pentingnya actuating dapat di aplikasikan dalam suatu organisasi. Seperti yang sudah dibahas di atas proses actuating itu menggerakan semua anggota kelompok untuk mencapai tujuan kelompok secara bersama-sama. Dalam organisasi tujuan utama yaitu mencapai keberhasilan, dengan adanya tindakan actuating ini semua anggota kelompok akan berperan dengan tugasnya masing-masing demi kepentingan bersama.
Perinsip-perinsip Actuating menurut Kurniawan (2009) antara lain :
1.       Memperlakukn pegawai dengan sebaik-baiknya
2.      Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
3.       Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi
4.      Menghargai hasil yang baik dan sempurna
5.      Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih
6.      Memberikan kesempatan yang tepat dan bantuan yang cukup
7.       Memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi dirinya




Controling
Controling atau pengendalian adalah usaha sistematik menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, merancang system informasi umpan balik, membandingkan dengan standar, menentukan dan mengukur deviasi, mengambil tindakan koreksi juga menjamin sumber daya yang ada dipergunakan dengan efektif.
Langkah-langkah yang ditempuh dlam control
a.      Penetapan standar : sebagai sasaran, quota, target pelaksanaan kegiatan yang digunakan sebagai patokan dalam mengambil sebuah keputusan
b.      Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan : sebagai dasar atas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara tepat
c.       Pengukuran pelaksanaan kegiatan : proses continue, berupa pengamatan, laporan, metode, pengujian, sample
d.      Pembandingan pelaksanaan dengan standar analisa penyimpangan
e.      Tahap pengambilan tindakan koreksi

Terdapat tiga tipe-tipe control
a.      Feed forward control : mengantisipasi penyimpangan standar dan koreksi sebelum proyek terlanjur selesai
b.      Concurrent control : aspek-aspek prosedur yang memiliki syarat
c.       Feedback, past-action controls : hasil suatu kegiatan yang telah dilaksanakan

Kontrol dalam proses Manajemen
Adalah suatu proses yang digunakan untuk mempengaruhi para anggota organisasi agar menerapkan strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan:
n  Aktivitas Pengendalian Manajemen
n  Keselarasan Tujuan
n  Salah satu alat implementasi Strategi, selain struktur organisasi, manajemen SDM, Budaya
n  Menekankan aspek Keuangan dan Nonkeuangan
n  Membantu Mengembangkan Strategi Baru

Jumat, 11 Oktober 2013

Manajemen



Manajemen adalah sebagai suatu proses, sebagai suatu kolektifitas manusia, sebagai ilmu (science) dan sebagai seni (art). Manajemen sebagai suatu proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Jenis-jenis manajemen diantaranya
1.       Manajemen Lini : manajemen tingkat pertama, yaitu tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi dimana seseorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain.
2.       Manajemen menengah (middle manager): mencakup lebih dari satu tingkatan di dalam organisasi. Manager mengengah mengarahkan kegiatan manager lain, juga mengarahakan kegiatan-kegiatan yang melaksanakan kebijakan organisasi.
3.       Manajemen Puncak (top manager) : terdiri atas kelompok yang relative kecil, yang bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijaksanaan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya.
Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.(George R. Terry)
Perencanaan adalah fungsi seorang manager yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan kebiaksanaan-kebijaksanaan serta program-program yang dilakukan. Perencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk organisasi sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan.
Manfaat perencanaan diantaranya
1.       Memberikan pedoman yang konsisten terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan
2.       Tujuan-tujuan organisasi dapat dirumuskan dengan jelas
3.       Membantu manajer mengantisipasi masalah-masalah sebelum menjadi parah
4.       Membatu manajer membuat keputusan
Jenis-jenis perencanaan
1.       Rencana Global (Global Plan) yaitu penentuan tujuan suatu organisasi secara menyeluruh, apa yang menjadi tujuan akhir suatu organisasi yang bersifat jangka panjang
2.       Rencana Strategik (Strategic Plan) yaitu bagian dari rencana global yang lebih terperinci. Dimana dengan menyusun kerangka kerja yang akan dilakukan untuk mencapai rencana global, dan dalam jangka panjang
3.       Rencana operasional (Operational Plan) yaitu perencanaan terhadap kegiatan-kegiatan operasional dan bersifat jangka pendek

Pembangkit Biomassa di Papua Barat



JAKARTA, KOMPAS – PT. Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN Enjiniring), anak perusahaan PT PLN(Persero), akan membangun pembakit listrik biomassa untuk memenuhi penyediaan listrik dan energy panas dengan nilai investasi Rp.120 miliar. Hal ini untuk mendukung rencana pengoperasian pabrik pengolahan sagu di Distrikais, Sorong Selatan, Papua Barat.
Demikian nota kesepahaman yang ditandatangani direktur utama perum perhutani Bambang Sukmananto dan direktur utama PT PLN Nur Pamudji, Jumat (6/9), di Jakarta. Nota kesepahaman itu merupakan kesepakatan awal kerjasama dalam penyediaan listrik dan energy panas untuk kebutuhan pabrik pengolahan sagu. Milik perumnas perhutani yang akan dibangun di Distrikasi, Sorong Selatan, Papua Barat. Nur pamudji menjelaskan, PLN menargetkan pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar biomassa dari limbah pengolahan sagu berkapasitas 3 megawatt(MW). Itu rampung pada September 2014. Kebutuhan investasi untuk pembangunan pembangkit itu diperkirakan Rp.40 miliar/megawatt sehingga total investasinya Rp.120 miliar. “Pendanaan ini dari PLN sendiri” ujarnya.
Renacana pembangunan industry di Papua sudah lama dibicarakan di kementrian BUMN. PLN bertugas membangun beberapa pembangkit listrik di Papua dan Papua Barat. Karena itu PLN akan membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik biomassa sehingga bahan bakarnya bisa dari serat pohon sagu, kayu, atau batu bara dan gasifikasi batu bara. Listrik dan energy panas yang dihasilkan pembangkit itu untuk pengolahan dan pengeringan sagu.

Pemprov DKI Terus Dekati Warga



JAKARTA, KOMPAS – Pemerintah provinsi DKI Jakarta terus melakukan pendekatan kepada warga yang tinggal di waduk ria rio. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo optimistis relokasi warga ke rumah susun akan berjalan dengan baik. “Pokoknya nanti tahu-tahu beres saja,”  ungkap jokowi, selasa(10/9).
Mengenai tuntutan uang penggangtian, pemprov DKI menegaskan, tidak ada lagi kenijakan untuk memberikan uang semacam itu. “kami sudah menghapus surat keputusan gubernur tentang uang kerahiman. Orang harus keluar dari kesalahan berpuluh-puluh tahun” kata wakil gubernur DKI Jakarta. Lagi pula, menurut Basuki Pemprov DKI tidak begitu saja mengusir warga. Pemprov menyediakan rusun Pinus Elok bagi semua warga yang menghuni waduk ria rio. Rusun itu dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan perabotan rumah tangga.
Dia menyayangkan sikap warga yang terus meminta berbagai hal, sementara dalam kacamata Pemprov mereka menempati lahan Negara secara illegal dan tidak punya hak untuk tinggal disitu.

Minggu, 09 Juni 2013

Stress

Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat. Stress merupakan penyakit psikis  yang dapat berpengaruh pada fisik secara langsung maupun tidak langsung.
Faktor-faktor penyebab stress
1.      Kepribadian
Kepribadian dibagi kedalam beberapa sifat :
a.       Kepribadian introvert yaitu kepribadian manusia yang tertutup, sehingga mereka cenderung memilih untuk sendirian atau bertemu dengan sedikit orang. Orang dengan tipologi kepribadian introvert adalah orang yang mengarahkan orang ke dunia dalam. Orang Introvert lebih berpikir ke arah subjektif atau dirinya sendiri.
b.    Kepribadian Ekstrovert biasanya diasosiasikan dengan kepribadian yang terbuka serta cenderung menikmati kegiatan di tengah manusia. Oleh karena itu, manusia dengan kepribadian ekstrovert, cenderung kurang menikmati aktivitas yang dilakukan sendirian.Orang dengan Kepribadian Ekstrovert adalah orang yang berpikir mengenai hal-hal secara objektif dan luas.
c.       Kepribadian fleksibel adalah kepribadian seseorang yang bisa menempatkan diri, memposisikan perilaku seluai dengan tempat, waktu, dan peranan yang tepat. Seorang yang mempunyai kepribadian fleksibel biasanya supel, punya banyak teman, ramah, dan disenangi oleh banyak orang karena sikapnya cenderung bisa mengikuti situasi yang ada dan terjadi pada waktu itu.
d.      Kepribadian rigid adalah kepribadian seseorang yang bersifat kaku, monoton, sulit di ubah dan cenderung keras. Orang yang mempunyai kepribadian seperti ini biasanya egois, tidak pandai mengolah sikap sesuai situasi, cuek, tidak mau perduli dengan lingkungan sekitarnya, dan sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
e.       Aggressive/ over capacity adalah tipe kepribadian yang sangat (ingin) menyerang kepada sesuatu yang dipandang sebagai hal yang mengecewakan, menghalangi. Perilaku ini dapat membahayakan anak atau orang lain. misalnya, menusukan pensil yang runcing ke tangan temannya, atau mengayun-ngayunkan tasnya sehingga mengenai orang yang berada di sekitarnya.
2.      Kecakapan
Kecakapan adalah suatu perlakukan pada sesuatu atau hal yang dapat dilakukan orang itu dengan baik. Jika kecakapan itu dilakukan terus menerus akan menjadi suatu keahlian bagi orang tersebut.
3.      Nilai kebutuhan : Sosialisasi, Adaptasi, Internalisasi
a.       Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sosialisasi berguna untuk mengajarkan bagaimana seseorang harus bertindak dan berperilaku dalam suatu kejadian tertentu.
b.      Adaptasi adalaha cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk:
·                     memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
·                     mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
·                     mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
·                     bereproduksi.
·                     merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Adaptasi terbagi atas tiga jenis yaitu:
·         Adaptasi Morfologi adalah adaptasi yang meliputi bentuk tubuh. Adaptasi Morfologi dapat dilihat dengan jelas. Sebagai contoh: paruh dan kaki burung berbeda sesuai makanannya dan tempat untuk mencari makanannya.
·         Adaptasi Fisiologiadalah adaptasi yang meliputi fungsi alat-alat tubuh. Adaptasi ini bisa berupa enzim yang dihasilkan suatu organisme. Contoh: dihasilkannya enzim selulase oleh hewan memamah biak.

Adaptasi Tingkah Laku adalah adaptasi berupa perubahan tingkah laku. Misalnya: ikan paus yang sesekali keluar ke permukaan untuk membuang udara, bunglon merubah warna kulitnya menyerupai tempat yang dihinggapi.
c.       Internalisasi adalah penghayatan terhadap suatu ajaran, doktrin atau nilai sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002: 439). Kebanyakan orang yang mempunyai sikap internalisasi bersifat egois, dan tidak perduli dengan lingkungan sekitarnya. Sikap internalisasi yang dipaksakan untuk di ubah dapat menyebabkan stress.
4.      Reaksi Tlight & Tight
Reaksi ketika seseorang dihadapkan pada sebuah ancaman, baik yang sifatnya fisik maupun psikologis, tubuh  akan mencoba bertahan dengan memberikan sebuah reaksi yang cepat dan otomatis. Reaksi ini melibatkan banyak perubahan biologis yang menyiapkan individu  untuk bertindak darurat. Ketika seseorang merasakan bahaya, sebuah bagian kecil dari otak anda, yaitu bagian hypothalamus, akan melepaskan sebuah peringatan kimiawi ke dalam tubuh. Sistem saraf menanggapi peringatan tersebut dengan membanjiri tubuh dengan hormon-hormon yang berhubungan dengan stres, seperti adrenalin, epinephrine, dan cortisol.
Reaksi ini dapat menimbulkan stress karena ancaman dari luar. Panic yang berlebihan, juga di tambah dengan reaksi ini dapat membuat tubuh tidak berfungsi dengan baik. Tetapi reaksi ini bekerja dengan otomotis di tubuh kita. Jika pikiran kita sudah tenang dan tidak merasa terancam maka reaksi ini akan hilang dengan sendirinya.
5.      Teknik Penenangan Pikiran :
       Meditasi kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku. Dari sudut pandang fisiologis, meditasi adalah anti-stres yang paling baik.
      Pelatihan Autogenik adalah teknik relaksasi yang melibatkan kehidupan sehari-hari dan berlangsung biasanya hanya 15 menit. Setiap sesi dapat dipraktekkan dalam posisi yang dipilih di antara satu set postur direkomendasikan (misalnya, berbaring, duduk meditasi, duduk seperti boneka kain). Teknik ini dapat digunakan untuk meringankan berbagai gangguan psikosomatik yang disebabkan oleh stress.
    6.sistem otot melalui sinapsis antara serabut saraf eferen dan serat otot, juga dikenal sebagai sel-sel otot
         Jenis-jenis kontraksi otot yang terjadi ketika neuromuscular menegang adalah :
a.       Kontraksi isometrik : otot tidak dapat memendek, ketegangan berubah atau meningkat selama kontraksi tanpa adanya perubahan panjang otot, merespon panjang yang konstan dari postural otot pada tubuh.  Contoh: pergerakan otot bagian punggung.
b.      Kontraksi isotonik : ketegangan konstan pada jumlah tertentu, panjang otot berubah atau memendek. Contoh: pergerakan tangan atau jari (dominan isotonik)