Menyediakan beragam alat olahraga, dorongan, dan
lingkungan aman dapat memicu aktivitas siswa selama bersekolah. Penelitian dari
Australia yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine dan dikutip
Reuters, Kamis (24/10), menyatakan member siswa SD bola dan alat pemukulnya
untuk digunakan selama istirahat atau meminta siswa berdiri di antara kelas bis
mengingkatkan 40 persen aktifitas fisik selama istirahat.
Peneliti menguji pengaruh Trarnsform-US!,
inisiatif untuk meningkatkan aktifitas fisik pada anak sekolah di Australia. Ada
270 anak, rata-rata berusia delapan tahun, dibagi dalam empat kelompok dan
memakai alat untuk mengukur gerakan, memungkinkan peneliti membndingkan tingkat
aktivitas selama penelitian. Mereka diberi tugas melakukan berbagai aktivitas
berbeda, yakni melakukan olahraga selama waktu itirahat, berdiri selama waktu
istirahat, serta olahraga dn berdiri. Kelompok terakhir diminta melakukan
kegiatan biasa. Setelah 18 bulan, hasilnya dibandingkan (KOMPAS, 30 Oktober
2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar