JAKARTA, KOMPAS – Pemerintah provinsi DKI Jakarta
terus melakukan pendekatan kepada warga yang tinggal di waduk ria rio. Gubernur
DKI Jakarta Joko Widodo optimistis relokasi warga ke rumah susun akan berjalan
dengan baik. “Pokoknya nanti tahu-tahu beres saja,” ungkap jokowi, selasa(10/9).
Mengenai tuntutan uang penggangtian, pemprov DKI
menegaskan, tidak ada lagi kenijakan untuk memberikan uang semacam itu. “kami
sudah menghapus surat keputusan gubernur tentang uang kerahiman. Orang harus
keluar dari kesalahan berpuluh-puluh tahun” kata wakil gubernur DKI Jakarta.
Lagi pula, menurut Basuki Pemprov DKI tidak begitu saja mengusir warga. Pemprov
menyediakan rusun Pinus Elok bagi semua warga yang menghuni waduk ria rio.
Rusun itu dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan perabotan rumah tangga.
Dia menyayangkan sikap warga yang terus meminta
berbagai hal, sementara dalam kacamata Pemprov mereka menempati lahan Negara
secara illegal dan tidak punya hak untuk tinggal disitu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar